Majelis Al-Hidayah: Al-Qur'an dan Hadist

Bismillahirrahmanirrahiim

Mempelajari Al Qur'an dan Al Hadist

Marilah, terlebih dahulu kita baca Ummul-Qur'an Al Fatihah

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

" Wahai orang-orang yang beriman, taatlah engkau kepada ALLOH dan taatlah kepada  Rasul (Muhammad saw) dan kepada ulul amri di antara kamu..." (QS. Al-Nisa : 59)

 

          Rido Ramdan Sumantri

 

سْـــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

 

"YAA ALLOH, YAA ROBBI, KAMI MENGAGUNGKAN NAMAMU, YAA ALLOH ENGKAULAH YANG MAHA MULIA, ENGKAULAH YANG MAHA PEMURAH, ENGKAULAH YANG MAHA PENYAYANG, ENGKAULAH YANG MAHA PELINDUNG KAMI, SEMOGA ENGKAU MELIMPAHKAN SALAM KEPADA JUNJUNGAN KAMI NABI BESAR MUHAMMAD SAW"

Kami Bermunajat kepadaMu Yaa ALLOH, Semoga Saudara(i)ku yang kami cintai, beserta keluarganya selalu Engkau Limpahkan Keselamatan, Kesehatan, Rezeki yang mudah mendapat Taufik Hidayah, terhindar dari segala Mara Bahaya, Petaka, Bencana maupun Musibah, Engkau muliakan Drazatnya dan nantinya, Engkau rengkuh dalam dekapan SurgaMu Zanatul Naim, Engkaulah yang maha Menempati akan JanjiMu.


Aamiin Yaarobball'allamiin.

Assalamu 'alaikum warahmatullohi wabarakatuh,

Selamat Datang di Situs AL - Hidayah yang menyajikan website bernuansa Islami berisikan Hikmah Al-Qur'an dan Mutiara Hadits, insya ALLOH dapat memberikan kesejukan hati dan ketenteraman jiwa bagi Anda yang mengunjungi Site ini. Membawa Anda kepada pemahaman Islam yang benar sesuai apa yang dibawa Rasululloh Muhammad shallallohu 'alaihi wasallam. Kelangsungan Dakwah kami ini memerlukan dukungan moril dari kaum Muslimin.

ALLOH berfirman: Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dari Kitab (Al Qur'an) adalah benar, membenarkan terhadap apa (kitab-kitab) sebelumnya. Sesungguhnya ALLOH benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat kepada hamba-hamba-Nya. (S Fathir ayat 31)

ALLOH berfirman: Dan jika Kami jadikannya Al-Qur'an suatu bacaan (dalam bahasa) selain bahasa Arab, tentu mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al Qur'an) bahasa asing (sedang Rasulnya) adalah orang Arab? Katakanlah: "Al Qur'an adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbat, dan Al Qur'an suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu seperti orang-orang yang dipanggil dari tempat jauh". (S.Fushshilat ayat 44)

 

Andai Al-Qur'an bisa bicara, dia akan berkata :


Waktu kamu masih anak-anak, kamu bagai teman sejatiku, dengan wudhu kamu sentuh aku, dalam keadaan suci kamu pegang aku, kamu baca dengan lirih dan keras, sekarang kamu telah dewasa, nampaknya kamu sudah tidak berminat lagi padaku, apakah aku bacaan usang..?? Yang tinggal sejarah..?? Sekarang kamu simpan aku dengan rapi, kamu biarkan aku sendiri. Aku menjadi kusam dalam lemari. Berlapis debu, dimakan kutu, aku mohon peganglah aku lagi, bacalah aku setiap hari, karena aku akan jadi penerang dalam kuburmu...!!!

Subhanalloh. Semoga kita tergugah dengan tulisan ini.

Membaca Al-Quran Al-Kariem merupakan kewajiban tiap muslim, paling tidak di dalam shalat Yaitu surat Al-Fatihah yang wajib dibaca saat melaksanakan ibadah shalat 5 waktu.

Hai orang yang berselimut (Muhammad),bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),(yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit,atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan. (QS Al-Muzzammil: 1-4)

Adapun perintah untuk membaca Al-Quran, tentu saja begitu banyak kita dapati di dalam dalil-dalil. Di antaranya adalah firman ALLOH: Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar. Dan ALLOH mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Ankabut: 45)

Karena itu bacalah apa yang mudah dari Al-Qur'an... (QS Al-Muzzammil: 20)

Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya dan membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. (Al-Qiyamah:17-18)

Selain itu di dalam hadits-hadits Rasululloh SAW, kita menemukan begitu banyak dalil yang memerintahkan kita untuk membaca Al-Quran, bahkan diberi semangat dengan pahala yang berlipat, meski kita tidak memahami apa yang kita baca itu. Di antaranya yang paling populer adalah:

Dari Ibnu Mas'ud ra. bahwa Rasululloh SAW bersabda, "Barang siapa membaca satu huruf dari Quran, dia akan memperoleh satu kebaikan. Dan kebaikan itu akan dibalas sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf." (HR.Tirimizy dan Baihaqi)

Cinta Sesama Muslim

Sudah kewajiban kita sebagai sesama muslimin harus saling menasehati, mengingatkan yang lupa dan memperbaiki yang salah jika diiringi dengan bukti-bukti dan dalil-dalil secara ilmiyah, justru akan mempererat ukhuwah islamiyah. Karena sudah merupakan kodrat manusia untuk berbuat salah dan lupa. Untuk itu harus ada di tengah mereka saling nasehat-menasehati dengan kebenaran dan kesabaran.

 

ALLOH berfirman: Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat- menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS.al-'Ashr:1-3)


Ya ALLOH perlihatkanlah kepada kami yang benar itu benar dan bantulah kami untuk mengikutinya, dan perlihatkanlah kepada kami yang batil adalah batil dan bantulah kami untuk menjauhinya. Maka tujuan dakwah ini adalah menjelaskan yang haq adalah hak dan yang batil adalah batil.

Sebagaimana ALLOH berfirman: Agar ALLOH menetapkan yang hak adalah haq dan membatalkan yang batil walaupun orang-orang yang berdosa itu tidak menyukainya. (QS.al-Anfaal:8)  

6 Hak Terhadap Cinta Sesama Muslim Menurut Hadits

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasululloh Shallalloohu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hak seorang muslim Cinta terhadap sesama muslim ada enam, yaitu:
  • Bila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam
  • Bila ia memanggilmu penuhilah panggilan itu 
  • Bila dia meminta nasehat kepadamu nasehatilah 
  • Bila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah bacalah yarhamukallah (artinya: semoga ALLOH memberikan rahmat kepadamu)
  • Bila dia Sakit jenguklah
  • Bila dia meninggal dunia hantarkanlah jenazahnya.

    (Hadist Riwayat Muslim)


NASEHAT UNTUK DIRIKU DAN DIRIMU

Kalau kita pengin tahu tentang apa yang akan terjadi di kehidupan kita yang akan datang, bagaimana hidup kita 10 tahun yang akan datang, kapan kita akan menikah dan mempunyai anak. Nggak perlu repot-repot pergi ke dukun, atau peramal. Nggak perlu juga terjaga semalaman buat bertapa di atas gunung. Nggak perlu juga menyediakan macam-macam makanan dan bunga 7 rupa untuk kemudian ditaruh di bawah pohon besar. Nggak perlu melakukan itu semua. Karena apapun yang kita dapat dari kegiatan itu semua sangat tidak akurat. Ketika ramalan bintang mengatakan minggu ini kita akan mendapat rejeki yang melimpah, lalu kita tidak melakukan action terbaik dan hanya berharap, maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Boro-boro dompet bisa terisi penuh, terisi koin pun nggak akan. Ada satu kitab yang sangat akurat, kalau kita bisa mengintipnya, dijamin apa yang tertulis disana adalah sesuatu yang PASTI. Nama kitab itu adalah Lauhul Mahfuz. ALLOH berfirman: “Dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di langit dan di bumi, melainkan (tercatat) dalam Kitab yang jelas (Lauhul Mahfuz)” (QS.An-Naml:75)


Dalam kitab itu sudah diatur 4 perkara untuk umat manusia di seluruh dunia, bayangkan saja SELURUH DUNIA. Kalau kita bisa mengintip itu kitab, bukan hanya kehidupan kita yang akan kita ketahui, tapi juga semua orang. Kan lumayan tuh kita bisa ngintip siapa sih sebenernya jodoh kita..!!??

4 hal yang tertulis pasti di lauhul mahfuz adalah hari mati, rezeki, hidup, dan jodoh kita. ALLOH sudah mencatatnya secara abadi disana dan tidak ada yang bisa mengubahnya kecuali dengan Doa serta seizin dan kehendak ALLOH. Izin dan kehendak ALLOH itu juga tidak akan kita dapatkan kecuali kita mengusahakannya untuk merubahnya.

Dalam firman ALLOH: “Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan dari belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah ALLOH. Sesungguhnya ALLOH tidak akan mengubah keadaan seuatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri. Dan apabila ALLOH menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS.Ar-ra’d:11)

Hal yang peling sering dirisaukan oleh umat manusia terlebih lagi adalah generasi muda biasanya ada dua hal : rezeki dan jodoh. Banyak orang yang putus asa untuk dua masalah ini. Rezeki dianggap sebagai sesuatu yang sangat penting apalagi untuk hidup di dunia yang semakin menggila ini. Banyak kasus bunuh diri yang dilakukan oleh orang-orang karena masalah rezeki. Sesungguhnya apabila kita beriman, kita tidak perlu meresahkan tentang masalah ini. Satu hal kuncinya, tidak berputus asa dari rahmat ALLOH. Bayangkan saja dengan analogi seekor anak ayam yang baru menetas, yang sejatinya matanya masih belum berfungsi dengan baik,badannya masih lemah, dia bisa bertahan hidup dan mendapatkan makanan hingga dia besar. Masa manusia yang memiliki tubuh lebih kuat, dikaruniai akal pikiran yang luar biasa dasyat kalah dengan anak ayam. Sangat tergesa-gesa sekali kalau beranggapan mati adalah jalan pintas yang terbaik.

ALLOH sudah mengatur rezeki masing-masing orang: “Katakanlah (Muhammad) “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” katakanlah “ALLOH” dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata. (QS.Saba’:24)

Jadi, ALLOH tidak akan menelantarkan hambaNya selagi dia tidak putus asa dan selalu berusaha. Masalah yang biasanya pelik dihadapi generasi muda adalah masalah jodoh. Ada cerita nyata. Seorang perempuan mengancam akan bunuh diri apabila sang kekasih hati meninggalkan dirinya. Ada juga yang sampai masuk rumah sakit dan menjadi seseorang yang sangat pemurung. Ada juga yang berat badannya turun drastis gara-gara memekirkan itu. Padahal kalau dipikir dengan logika, untuk apa kita melakukan itu semua. Walaupun kita mengancam bunuh diri sekalipun, atau mogok makan sampai kurus kering, kalau memang ALLOH menakdirkan orang yang kita sukai bukan jodoh kita, ya TIDAK!! Kita hanya akan menyengsarakan diri sendiri. sekalipun kita menangis sampai habis air mata kita, sekalipun kita mengusahakan berbagaimacam cara, kita tidak akan bersama dengan seseorang yang bukan jodoh kita.

“Maha suci ALLOH yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari mereka yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS.Yasin:36)

Generasi mudah sering melupakannya dan beranggapan bahwa masih lama akan hidup di dunia. Padahal malaikat Izroil tidak akan menunda satu detikpun untkuk mencabut nyawa hamba ALLOH. No excuse untuk masalah ini. Kematian bisa menghampiri kita dimana saja kapan saja dalam kondisi apa saja. Sebagai generasi muda seharusnya kita mempersiapkan hal ini. Aku sendiri sadar masih sering melanggar karena itu ayo bersama-sama merubah diri menjadi lebih baik.

“Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, “Ini dari sisi ALLOH”, dan jika mereka ditimpa suatu keburukan mereka mengatakan “Ini dari engkau Muhammad.” Katakanlah, “semua datang dari sisi ALLOH.” Maka mengapa orang-orang itu (orang-orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan (sedikitpun)?” (QS.An-Nisa’:78)

Betapa ALLOH sangat sayang kepada hambaNya, berusaha untuk selalu berpositif thinking kepada ALLOH dan percaya bahwa janji ALLOH itu pasti akan datang menjadikanku kuat untuk menerima kenyataan yang terkadang tidak sesuai dengan apa yang aku inginkan. Aku pikir tidak ada gunanya juga aku mencari tahu sesuatu yang belum terjadi, ikuti saja takdir dan skenario ALLOH, itu adalah jalan terbaik menurutku. Nggak perlu juga minta tolong syaitan untuk mencuri dengar kabar dari langit, atau berusaha mengintip apa yang ada di lauhul mahfuz dengan cara apapun. ALLOH selalu sayang kepada hambaNya yang mendekatkan diri kepadaNya. Walloohu a’lam. Mari kita belajar bersama and keep istiqomah.

Kami Pengurus Majelis AL - Hidayah

"Mengucapakan Salam Mempererat 'Ukhuwah Islamiyah"

 

 

Walloohu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Untuk melihat Hadist - Artinel lain ada dikolom NEWS

Majelis AL -Hidayah

 MAJELIS AL-HIDAYAH

Jl.H.T.Sumantri No.6, Komplek Istana Mekar Wangi, Bandung, Jabar - Indonesia

 Facebook        : https://www.facebook.com/

Fans Page        : https://www.facebook.com/RidoRamdanSumantri?ref_type=bookmark

Website           : http://www.majelis-al-hidayah.webs.com

Twitter            : https://twitter.com/rido_diedoht

Google +        : https://plus.google.com/107765600063973738797/posts